Fokus akan meningkatkan efektifitas, berlaku di manapun termasuk bisnis

Salah satu masalah terbesar dalam hidup saya (mungkin juga anda) adalah terlalu banyak ide. Lho kok… , iya karena terlalu banyak ide jadi terlalu banyak yang dikirkan dan ingin segera dikerjakan. Hasilnya adalah tidak fokus dan parahnya lagi tidak melakukan apa-apa dan tidak menghasilkan apa-apa karena kebingungan mau ngerjakan yang mana duluan. Atau juga bisa dikerjakan beberapa tapi hasilnya jelas tidak akan pernah maksimal.

Ternyata memang benar bukan hanya saya yang mengalami masalah serupa. Dari pembicaraan dengan teman dan teman nya teman ternyata banyak sekali dari mereka yang mengalami masalah serupa. Terlalu banyak ide, sehingga mengakibatkan seperti yang saya tuliskan di atas.

Titik dimana mata saya mulai terbuka adalah setelah chat dengan pak Rony beberapa waktu lalu. Waktu itu beliau menanyakan ke saya kegiatan usaha mana yang menjadi fokus sekarang, dan saya jawab operkredit.com. Padahal waktu itu saya tidak hanya fokus pada operkredit. Saya jawab itu karena waktu itu baru bahas yang operkredit.com :D. Setelah itu saya mulai berfikir kenapa yang saya usahakan selama ini belum menampakkan hasil yang signifikan, ternyata jawabannya disana, tidak fokus.

Momen lain yang lebih membuka mata saya adalah blog profit blueprint yang sudah hampir selesai saya terjemahan saat ini. Disalah satu bagian report itu membahas tentang kenapa banyak blogger profesional yang gagal dan juga cara mengatasi overload informasi, yang semua jawabannya adalah di fokus.

Terakhir yang paling menyadarkan saya adalah protes dari istri :D. Saya di protes karena terlalu banyak yang dikerjakan tapi hasilnya belum ada yang signifikan katanya :)). Semua lebih memantapkan saya untuk memilih diantara sekian banyak ide yang sedang dan atau belum jalan.

Sekarang saatnya untuk memutuskan ide mana yang paling bagus untuk dikerjakan pertama. Dari sekian ide bisa di bagi menjadi dua kategori, ide yang segera mengasilkan dan ide yang lebih bagus tapi butuh waktu untuk menghasilkan. Tentunya yang di inginkan adalah ide yang bagus dan cepat menghasilkan, tapi sayang sekali tidak ada hal instan yang bertahan lama khususnya di dunia usaha/ bisnis.

Baiklah, dari pada bingung sendiri saya ingin mendengar pendapat saudara-saudara mengenai topik ini. Dari dua pilihan di atas mana yang sebaiknya dipilih, bisnis yang cepat menghasilkan tapi jangka pendek? atau lama tapi stabil jangka panjang? atau dikerjakan dua-duanya dengan delegasi yang bagus untuk menghindari masalah tidak fokus?

komentar anda mungkin bisa membantu saya dan orang lain yang mengalami masalah serupa…

salam fantastico!

agung firdaus
http://blog.firdaus.info
agung[at] firdaus.info
ym: agung_firds/ gtalk: agungfirdaus
0341-473710/08885533752

Popularity: 53% [?]

Posting Terkait

16 Comments so far »

  1. drraman said,

    Wrote on October 24, 2007 @ 12:48 pm

    hi nice blog…if u wanna exchange link with me i have given u link at my blog…Mobile Mania(http://mobimaniacs.blogspot.com)…
    …plz give link back to my blog…..thanxx in advacne.

  2. syaifudin zuhri said,

    Wrote on October 24, 2007 @ 1:18 pm

    Kala itu ada seorang pembuat anak panah yang tersohor di india. kepiawaianya dan anak panah hasil ciptaanya luarbiasa hebatnya, mungkin salah satu yang di gunakan robinhood.

    Suatu hari saat perayaan sang raja dengan puluhan ribu pengawa dan prajurit melintas di depan tokonya, saat dia sibuk menajamkan anak panah yang sedang di buatnya, seperti setiap hari dia lakukan.

    Setelah bebeberapa jam arakan sang raja usai, seseorang di seberang jalan depan toko tersebut menghampiri sang pembuat anak panah. dan berkata “hai temanku, bagai mana menurutmu iringan sang raja tadi?” dengan raut wajah terkejut, sang pembuat anak panah berkata dan memandangi orang tersebut?…..sambil ber ucap” Rombongan sang raja mana ya?”……

    Mungkin itulah yang di maksud FOKUS bagi mas agung dan rekan-rekan kalo boleh saya menerka.! Dan demikian setiap hari berlalu sang pembuat anak panah menghasilakn anak panah yang luar biasa hebat tajamnya, luar biasa indahnya, dan sampai akhirnya ke hebatanya di akui seluruh dunia. dia seorang pebuat anak panah di sebuah kota, di sebuah toko di india.

  3. firdaus said,

    Wrote on October 25, 2007 @ 2:33 am

    @drraman
    thanks for offering link axchange, your blog has been rolling my blog

    @syaifudin zuhri
    mungkin juga seperti itu mas Udin, sang pembuat panah tadi tidak mudah mengalihkan perhatiannya kecuali pada gol dia menjadi pembuat panah terbaik di india dan dunia. Sebailknya kalau dia tidak fokus pada golnya membuat panah, dia akan banyak sekali terganggu dengan hal-hal yang membuat dia kebanjiran informasi dan tidak pernah menyelesaikan pekerjaannya.

    Hal-hal yang bisa mengalihkan fokusnya mungkin saja dia dapat tender proyek dari sang raja untuk membuat pedang bagi pasukan elitnya. Sang empu panah akan bingung memilih mana usaha yang akan dia tekuni, meneruskan pembuatan anak panah dia yang sudah mulai terkenal atau banting setir jadi pembuat pedang untuk sang raja, atau menambah karyawan untuk mendelegasikan pekerjaan-pekerjaan itu.

    itu pilihan-pilihannyanya mas…

  4. puspa said,

    Wrote on October 25, 2007 @ 4:28 am

    mas Agung…. ttg fokus, ini juga masih sangat sering mengusik saya
    sebab saya belum ketemu ‘klik’nya yg mana
    sehingga seringkali saya belum bisa fokus pada satu jenis bisnis
    maklum… msh ampibi, jd masih nyambi dan masih single fighter
    sehingga msh sering gedebugan…. ha ha ha…
    but any way.. saya juga sangat setuju kalo bisa fokus
    cuma memang perlu proses utk bisa fokus
    dan tetap semangat menuju arah ke fokus tersebut
    saya yakin… pasti ada jalan bila ada kemauan dan usaha kuat
    ok?
    Terimakasih atas sharing yg sangat bermanfaat ini

  5. d-heen said,

    Wrote on October 25, 2007 @ 5:01 am

    Dua pilihan itu memang merupakan pilihan yang sulit, dan itu juga saya alami sampai sekarang. FOKUS memang merupakan kunci sukses utama, tapi fokus bukan mem-buta tuli terhadap informasi kan…???.

    Itulah salah satu dari masalah saya. Ketika saya mencoba untuk FOKUS, selalu saja ada masalah-masalah dan informasi yang menyentil telinga dan pikiran saya untuk menengok cukup lama meninggalkan FOKUS saya. Sehingga anda pasti tahu apa yang bakal terjadi “Sebagian besar pekerjaan tidak bisa terselesaikan dengan baik dan memuaskan…”.

    Ketika saya berupaya untuk FOKUS yang terjadi malah saya seperti “katak dalam tempurung”. Walaupun background saya adalah IT tepatnya adalah Programmer, saya seperti tidak mengerti apa-apa selain yang sudah diajarkan di kuliah, hanya berkutat pada itu-itu saja. Sehingga banyak tawaran yang melayang gara-gara kurang informasi.

    Hal-hal seperti itulah yang sering membuat saya risau dan bingung, bagaimana caranya untuk bisa FOKUS tetapi masih dapat memperoleh informasi dengan baik.

    Saya mohon maaf kepada mas agung saya belum bisa memberikan jawaban atau saran malah saya balik bertanya :) Kepada saudara-saudara blogger sebelumnya saya ucapkan terima kasih mohon maaf klo tulisan saya kurang enak dibaca, ini pertama kalinya saya menulis seperti ini lho… :) saya tunggu saran-sarannya.

    Buat mas Udin salam kenal dan terima kasih atas kisah pembuat panahnya, cukup memberikan pencerahan tentang apa itu FOKUS, tapi komentar dari mas agung membuat saya berpikir kembali untuk bisa mengatasi masalah saya.

    Salam kenal buat mas Agung (walaupun sebenernya udah kenal ) :)

  6. firdaus said,

    Wrote on October 25, 2007 @ 11:28 pm

    @puspa
    thanks komentarnya, betul mbak success is a journey …

    @d-heen
    Betul mas Dihien, Fokus bukan berarti menutup segala akses informasi, dan kelihatannya akan jadi semacam dilema kalau seperti itu.

    Sepanjang yang saya ketahui fokus merupakan kesetiaan pada gol yang sudah di tentukan sebelumnya, dan proses untuk memilih informasi yang beguna bagi gol-gol kita tersebut dari informasi-informasi yang kebanyakn tidak relevan atau “informasi sampah”. Jadi masalah kita di era informasi ini bukan kekurangan informasi, tapi masalahnya adalah kebnjiran informasi yang kebanyakan “sampah”.

    Saya juga masih berusaha untuk melakukan ini mas Dihien, anyway thanks for comment.

    Ini Dihien teman kuliah ya?

  7. d-heen said,

    Wrote on October 26, 2007 @ 1:41 am

    Namaku unik kok, klo ada orang yang namanya persis sama aku berarti itu bajakan (nggak ori) hehehe. Ya tebak aja sendiri, itu lho orang yang ketemu pas belanja di ALTARA sama juragan soto :)
    Btw thanks ya tulisannya siiiip, bagus banget. Wah jadi pengen buat situs blog juga nech, mau jadi newbie…

    Salam Mitekers….

  8. firdaus said,

    Wrote on October 26, 2007 @ 1:53 am

    heheh boleh tuh kalo blognya pribadiny dinamakan www.dhien.com :) kan unik gak ada yagn nyamain…

  9. syaifudin zuhri said,

    Wrote on October 26, 2007 @ 2:00 am

    @ mas D-Heen.
    Salam balik mas.Fokus memang betul seperti yang di kemukakan mas diatas, bukan berarti tidak menerima informasi lain. Justru seperti keagungan sang samudra yang menerima segala aliran sungai, yang membuat dia semakin perkasa.

    Pernah ada seseorang yang berkata kepada saya, berhati hatilah pada informasi yang masuk ke fikiranmu. bisa jadi sampah yang akan menumpuk bisa juga menjadi kebijaksanaan yang bisa membangun dunia.

    weh…. mohon maaf pembaca setia mas agung, kalo salah saya mohon di betulkan. kabur

  10. Dyah said,

    Wrote on October 28, 2007 @ 10:11 am

    he…he nyadar juga yak, dulu aku mo komen klo dirimu itu orang yg paling banyak ide…ayo sekarang fokus. Kayak aku nih keteteran mengembangkan 2 bisnis yg gak nyambung sama sekali, dan dua duanya masih merintis….yg masih perlu banyak perhatian.

    Cheers…kapan nih mastermind-nya, udah pulang dr pesta blogger, sharing ya…

  11. firdaus said,

    Wrote on October 28, 2007 @ 11:03 am

    @udin
    gak papa mas bebas aja komentar disini…
    bebas tapi sopan.. soale yang gak sopan akan masuk tempat sampah :))

    @Dyah
    Gak dari dulu mbak bilangnya :D padahal dari dulu mulai ngerasa sih klo ada yang gak beres dengan diriku

    ohya Mastermind minggu depan di tempat www.tokonita.com sekalian hala-bihalal.

  12. Anang, yb said,

    Wrote on January 2, 2008 @ 1:26 am

    Fokus apa bisa diartikan sebagai: kerjakan satu dulu hingga tampak hasilnya, baru mikir yang lain?
    Kalau pikirannnya seperti itu, kayaknya susah ya untuk freelancer…? Solanya seringkali peluang datang tiba-tiba dalam bentuk yang berbeda-beda… Rasanya rugi kalau tidak langsung direspon…
    Untuk mengakali, biasanya saya gunakan semangat BERBAGI.
    Bagikan beberapa tahap pekerjaan ke oarng lain dan kita nikmati hasilnya walau tidak 100% keuntungan kita nikmati sendiri.

  13.   Fokus Adalah Kunci Sukses Bisnis Internet - Kok Bisa? by syaifudinzuhri [dot] com said,

    Wrote on January 21, 2008 @ 9:22 pm

    […] Fokus akan meningkatkan efektifitas berlaku dimanapun termasuk bisnis berikut cuplikanya - by Mr. Agung Firdaus : Salah satu masalah terbesar dalam hidup saya (mungkin juga anda) adalah terlalu banyak ide. Lho kok… , iya karena terlalu banyak ide jadi terlalu banyak yang dikirkan dan ingin segera dikerjakan. Hasilnya adalah tidak fokus dan parahnya lagi tidak melakukan apa-apa dan tidak menghasilkan apa-apa karena kebingungan mau ngerjakan yang mana duluan. Atau juga bisa dikerjakan beberapa tapi hasilnya jelas tidak akan pernah maksimal. […]

  14. Muh. Ulinnuha said,

    Wrote on January 23, 2008 @ 10:41 am

    Wah fokus ya..
    Kalau boleh di lihat dari kacamata bisnis online, karena banyaknya informasi adalah justru penyebab faktor kegagalan banyak diantara kita”
    >>> Begitu baca langsung tergugah (bangun) nih
    Iya ya…
    >>> Benar-benar memukul, sebagaimana keadaan saya saat ini :D
    Wah terima kasih banyak saudaraku Firdaus
    Benar-benar memukul dan mengena
    Terima kasih sekali lagi, semoga Allah membalas kebaikan saudaraku dengan yang jauh lebih baik disisi-Nya

  15. agung firdaus said,

    Wrote on January 23, 2008 @ 2:55 pm

    @Anang yb
    Anda sudah fokuslah jadi freelance? kalau ya saya setuju dengan anda.

    @Muh. Ulinnuha
    Selamat pagi :) segera temukan fokus anda dan mari berjuang dengan semangat!

    @Udien
    sukse buat anda

  16. lbsfighter said,

    Wrote on September 11, 2008 @ 5:38 pm

    yup saya setuju sekali, sebagai pemula saya ingin mengetahui segalanya, saya ingin belajar ini, itu, tp pd akhirnya saya kehilangan konsentrasi atw fokus pd satu bidang. Hasil akhirnya saya tidak bisa menghasilkan, bahkan untuk hal2 yang kecil sekalipun.

    Kesalahanku yg lain terlalu terburu2, ingin cepat2 berhasil tapi pengetahuan masih amat minim…

Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Comment

Name: (Required)

E-mail: (Required)

Website:

Comment: